Wali Kota hingga Sri Susuhunan Pakubuwono XIV Hadiri GEMPASS Bersholawat, Kusumo bersama Gus Iqdam

Foto : Wali Kota hingga Sri Susuhunan Pakubuwono XIV Hadiri GEMPASS Bersholawat, Kusumo bersama Gus Iqdam, Sabtu (20/6/2026)

SURAKARTA I jktv.co.id – GEMPASS Bersholawat Jilid 2 yang digelar dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Gema Pasoepati Solo Sport (GEMPASS) Korwil Pasar Kliwon berlangsung meriah dan penuh khidmat di Alun-alun Selatan Keraton Surakarta Hadiningrat, Sabtu (20/6/2026) malam. Kegiatan religi yang memadukan semangat spiritual, persaudaraan, dan kecintaan terhadap Persis Solo tersebut berhasil menyedot perhatian puluhan ribu jamaah dan suporter dari berbagai daerah di Solo Raya.

Sejak sore hari, kawasan Alun-alun Selatan telah dipadati masyarakat yang datang dari Kota Surakarta, Sukoharjo, Karanganyar, Boyolali, Klaten, Sragen, hingga Wonogiri. Antusiasme yang begitu tinggi membuat jumlah peserta jauh melampaui perkiraan panitia. Semula panitia hanya menargetkan kehadiran sekitar 5.000 hingga 10.000 jamaah, namun kenyataannya lebih dari 20 ribu orang memadati lokasi acara.

Lantunan sholawat yang menggema di kawasan Keraton Surakarta menciptakan suasana religius yang penuh kekhusyukan. Ribuan jamaah yang hadir tampak larut dalam doa dan dzikir bersama, memohon keberkahan, keselamatan, serta harapan terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan klub kebanggaan warga Solo, Persis Solo.

Meski dihadiri puluhan ribu peserta, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Kolaborasi antara panitia, aparat keamanan, relawan, dan masyarakat menjadi kunci suksesnya penyelenggaraan acara yang berlangsung hingga larut malam tersebut.

Ketua Panitia sekaligus Penasihat Pasoepati Korwil GEMPASS Pasar Kliwon, Sapta “Ook”, mengatakan bahwa GEMPASS Bersholawat bukan sekadar peringatan hari jadi organisasi, melainkan momentum untuk memperkuat kembali persatuan dan persaudaraan di kalangan suporter Persis Solo.

Menurutnya, dinamika yang terjadi di kalangan suporter selama beberapa tahun terakhir tidak boleh menghilangkan nilai-nilai persaudaraan yang selama ini menjadi kekuatan utama Pasoepati.

“Kami berharap seluruh komunitas suporter dapat kembali kompak, tidak terpecah belah, dan tidak lagi terkotak-kotak. Tidak ada lagi kubu kanan maupun kiri. Pasoepati harus kembali bersatu, karena kita pernah menjadi besar dan jangan mudah terpecah lagi,” ujarnya.

Selain menjadi ajang silaturahmi antar-suporter, kegiatan tersebut juga menjadi sarana doa bersama bagi masa depan Persis Solo. Melalui lantunan sholawat dan doa yang dipanjatkan, para jamaah berharap tim kebanggaan Kota Bengawan dapat kembali bangkit, berprestasi, dan terus memberikan kebanggaan bagi masyarakat Solo.

Sementara itu, Penasihat Hukum Pasoepati GEMPASS, Dr. BRM Kusumo Putro, SH, MH, mengungkapkan rasa syukur atas suksesnya pelaksanaan acara yang berlangsung tanpa kendala berarti. Ia mengaku terkejut dengan besarnya animo masyarakat yang hadir.

“Perkiraan awal kami hanya sekitar lima ribu hingga sepuluh ribu orang. Namun ternyata yang hadir lebih dari dua puluh ribu jamaah. Ini sungguh luar biasa dan di luar perkiraan kami,” katanya.

Menurut Kusumo, tingginya partisipasi masyarakat menunjukkan bahwa kegiatan yang mengedepankan nilai-nilai religius, kebersamaan, dan persaudaraan masih sangat dibutuhkan. Ia berharap kegiatan serupa dapat menjadi inspirasi bagi komunitas suporter di berbagai daerah untuk menghadirkan kegiatan positif yang bermanfaat bagi masyarakat.

Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras selama berminggu-minggu demi menyukseskan acara tersebut. “Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras mempersiapkan acara ini. Hasilnya sungguh luar biasa dan berjalan dengan sukses,” ungkapnya.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh pihak yang telah membantu kelancaran kegiatan, mulai dari masyarakat sekitar, abdi dalem Keraton Surakarta, jamaah, komunitas suporter, serta unsur pengamanan dari Banser, Pagar Nusa, Kepolisian, dan TNI yang bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama acara berlangsung.

“Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa karena kegiatan ini dapat berjalan dengan aman, tertib, dan sangat kondusif dari awal hingga akhir,” tambahnya.

Sejumlah tokoh penting turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Wali Kota Surakarta, anggota DPRD Kota Surakarta, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta Sinuhun Pakubuwono XIV Purboyo serta Gus Iqdam / Agus Muhammad Iqdam Kholid) dari Ponpes Sabulu Taubah Blitar. Kehadiran para tokoh bersama puluhan ribu jamaah semakin menegaskan bahwa GEMPASS Bersholawat telah menjadi ruang silaturahmi yang mampu menyatukan berbagai elemen masyarakat.

Keberhasilan GEMPASS Bersholawat Jilid 2 tidak hanya menjadi catatan penting dalam peringatan HUT ke-26 GEMPASS, tetapi juga membuktikan bahwa suporter sepak bola dapat menjadi kekuatan sosial yang positif melalui kegiatan keagamaan, kebudayaan, dan kemasyarakatan.

Semangat persaudaraan, persatuan, dan cinta terhadap Kota Surakarta yang terbangun dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat terus terjaga demi masa depan yang lebih baik bagi Persis Solo dan seluruh elemen suporter.

  • Reporter : Timsus-Dian. 
JK TV Copyright