Ada Oknum Yang Tidak Suka, Internet Super Cepat Harga Terjangkau Masuk Pacitan, Rusak Kabel dan Sabotase Jaringan

Foto : Kabel Diputus, Internet Murah di Pacitan Terancam, Selasa (18/8/2026). 

PACITAN I jktv.co.id – Harapan masyarakat menikmati internet cepat dan terjangkau di Pacitan menghadapi gangguan. Jaringan Starlite milik PT Lentera Digital Nusantara (LDN), yang menawarkan kecepatan hingga 200 Mbps dengan tarif Rp100 ribu per bulan, dilaporkan berulang kali mengalami pemutusan dan pembakaran kabel.

Dalam periode 22 Juli hingga 18 Agustus 2026, perusahaan mencatat sedikitnya sembilan titik jaringan rusak di sejumlah lokasi Pacitan.

Direktur PT LDN, Alfian Ade Faka, mengatakan gangguan bukan berasal dari pusat jaringan. Pemeriksaan di lapangan menemukan kabel diputus menggunakan alat atau dibakar.

“Dari pusat lancar dan aman. Kabel kami di beberapa titik diputus dan dibakar sehingga jaringan internet terganggu,” ujar Alfian, Selasa (18/8/2026).

Kerusakan tersebut berdampak langsung kepada pelanggan. Padahal, kehadiran internet murah dinilai membantu masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.
Juminar, warga Desa Petungsinarang, Kecamatan Bandar, mengaku pengeluaran internet keluarganya turun dari sekitar Rp300 ribu menjadi Rp100 ribu per bulan setelah menggunakan Starlite.

Jika pemutusan dan pembakaran kabel terbukti dilakukan dengan sengaja, persoalan tersebut bukan lagi sekadar gangguan teknis, tetapi dapat berimplikasi hukum.

Hingga kini belum ada pihak yang ditetapkan sebagai pelaku. Motif maupun pihak yang bertanggung jawab masih harus dibuktikan melalui penyelidikan aparat.

Pertanyaannya: siapa yang diuntungkan jika jaringan internet murah ini terganggu?
Persaingan bisnis semestinya dilakukan melalui harga, kualitas dan pelayanan bukan dengan merusak jaringan.

Internet murah adalah kebutuhan masyarakat. Jangan biarkan kepentingan tertentu mengorbankan hak warga Pacitan mendapatkan koneksi cepat dan terjangkau.

  • Reporter : Hargo. 
JK TV Copyright