Foto : Purna Tugas, Sijo Titip Pesan Kebersamaan dan Mohon Doa Restu, Senin (14/9/2026).
PONOROGO | jktv.co.id – Setelah menyelesaikan masa jabatan sebagai Kepala Desa Pupus periode 2018–2026, Sijo menyampaikan pesan perpisahan yang sarat dengan kebersamaan. Ia mengucapkan terima kasih sekaligus meminta maaf atas segala kekurangan selama menjalankan amanah sebagai kepala desa.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam momentum pergantian kepemimpinan desa di Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo, Senin (14/9/2026). Sijo menyampaikan pesan tersebut bersama Kepala Desa Gondowido Baskoro Widha Mandala, S.Sos., dan Kepala Desa Talun Wartono yang juga telah menyelesaikan masa jabatan.

Menurut Sijo, selama menjalankan tugas sebagai kepala desa tentu terdapat berbagai dinamika, termasuk dalam hubungan sehari-hari dengan sesama kepala desa maupun masyarakat. Ia menyebut senda gurau dan gojekan yang terjadi selama kebersamaan merupakan bagian dari upaya membangun hubungan kekeluargaan.
“Kami bertiga telah purna menjalankan amanah sebagai kepala desa periode 2018–2026. Selama menjalankan tugas, tentu ada banyak hal yang terjadi. Mungkin ada senda gurau, gojekan, atau perkataan dan sikap yang tanpa disengaja kurang berkenan. Semua itu kami anggap sebagai bagian dari upaya menjaga kebersamaan dan kekeluargaan,” ujar Sijo.
Atas berbagai hal yang mungkin kurang berkenan tersebut, Sijo menyampaikan permohonan maaf. Ia juga tidak lupa menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan dan bekerja sama selama dirinya menjalankan pemerintahan Desa Pupus.

“Untuk segala kesalahan, kekurangan, maupun hal-hal yang mungkin kurang berkenan selama kami menjalankan amanah, atas nama kami bertiga, saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya. Kami juga menyampaikan terima kasih atas kebersamaan, dukungan, dan kerja sama yang telah diberikan selama ini,” ungkapnya.
Sijo juga menyampaikan bahwa dirinya bersama Wartono akan kembali ke tengah masyarakat setelah masa jabatan berakhir. Sementara Baskoro akan melanjutkan pengabdiannya sebagai kepala desa pada periode berikutnya.
“Saya dan Pak Wartono setelah ini akan kembali menjadi bagian dari masyarakat. Sementara Mas Baskoro masih akan melanjutkan pengabdiannya pada periode berikutnya,” katanya.
Meski tidak lagi berada dalam jabatan kepala desa, Sijo berharap hubungan baik dan kebersamaan yang selama ini terjalin tetap dipertahankan. Baginya, berakhirnya masa jabatan bukan berarti berakhir pula tali silaturahmi.
Ia kemudian memohon doa dan restu agar seluruh pihak yang telah menyelesaikan maupun melanjutkan pengabdian senantiasa diberikan keselamatan, kesehatan, dan kelancaran dalam menjalani kehidupan berikutnya.
“Kami mohon doa dan restu, semoga semuanya senantiasa diberikan kawilujengan, kesehatan, kelancaran, dan kesempatan untuk tetap menjaga silaturahmi serta bisa berkumpul bersama seperti selama ini,” pungkasnya.
- Reporter : Anang Sastro.












