Foto : Perhutani Berbagi Berkah Qurban untuk Warga Terdampak Longsor di Ponorogo, Selasa (26/5/2026).
PONOROGO I jktv.co.id – Perum Perhutani kembali menunjukkan kepedulian sosial kepada masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk, “Perhutani Berbagi Berkah Qurban pada momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah / 2026 Masehi”.
Kegiatan sosial tersebut dilaksanakan di wilayah terdampak bencana longsor tepatnya di Desa Wates, Kecamatan Slahung, Ponorogo, Selasa (26/5/2026). Dalam kegiatan itu, Perhutani menyerahkan bantuan hewan qurban berupa satu ekor kambing kepada warga terdampak longsor di kawasan TPG Gunung Payung, RPH Karangpatihan, BKPH Ponorogo Barat, KPH Lawu Ds.
Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung oleh Asper/KBKPH Ponorogo Barat, Jhevi Nurvitria, sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat sekitar hutan yang tengah menghadapi dampak musibah bencana alam.

Dalam kesempatan tersebut, bantuan qurban diserahkan secara simbolis kepada Kepala Desa Wates beserta perangkat desa, Ketua LMDH Wonodadi, perwakilan masyarakat terdampak, para penyadap di kawasan TPG Gunung Payung, serta petugas Perhutani BKPH Ponorogo Barat.
Pada kesempatan itu, Jhevi Nurvitria menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial ini merupakan bagian dari komitmen Perhutani dalam membantu meringankan beban masyarakat, khususnya warga dan penyadap yang terdampak tanah longsor di wilayah hutan Gunung Payung.
“Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian sosial Perum Perhutani kepada masyarakat sekitar hutan. Melalui momentum Idul Adha, kami ingin berbagi berkah sekaligus membantu meringankan beban ekonomi warga yang terdampak bencana longsor,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa program TJSL tidak hanya berfokus pada bantuan sosial semata, namun juga menjadi sarana mempererat hubungan silaturahmi dan membangun sinergi yang lebih kuat antara Perhutani, pemerintah desa, LMDH, serta masyarakat mitra kerja seperti para penyadap.
Menurutnya, keberadaan masyarakat sekitar hutan memiliki peran penting dalam menjaga kelestarian kawasan hutan sekaligus mendukung aktivitas pengelolaan hutan yang berkelanjutan. Karena itu, hubungan harmonis dan komunikasi yang baik perlu terus dijaga.
Kegiatan penyaluran hewan qurban tersebut mendapat sambutan positif dari warga Desa Wates. Masyarakat mengaku bersyukur atas perhatian dan bantuan yang diberikan, terutama di tengah kondisi ekonomi yang masih sulit pascabencana longsor.
Selain menjadi bentuk kepedulian kemanusiaan, program Perhutani Berbagi Berkah Qurban juga menjadi bagian dari upaya memperkuat nilai kebersamaan dan gotong royong antara perusahaan negara dengan masyarakat di wilayah pedesaan dan kawasan hutan.
“Momentum Idul Adha tahun ini diharapkan tidak hanya menjadi perayaan ibadah qurban semata, namun juga menjadi penguat solidaritas sosial dalam membantu masyarakat yang sedang menghadapi cobaan dan kesulitan hidup akibat bencana alam,” tandasnya.
- Reporter : Anang Sastro.












