Gus Hasim Gagas Forum Strategis, Dukung Pembangunan Kawasan Religi dan Dorong Bantuan Hukum Gratis untuk Warga Ponorogo

Foto : Bakal Calon Wakil Bupati Ponorogo, M. Hasim, S.H., M.H., C.M., S.H.E.L. saat di Konfirmasi dengan santai, Rabu (16/9/2026). 

PONOROGO I jktv.co.id – Bakal Calon Wakil Bupati Ponorogo, M. Hasim, S.H., M.H., C.M., S.H.E.L., menyampaikan komitmennya kedepan untuk turut berkontribusi dalam pembangunan Kabupaten Ponorogo. Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya membutuhkan program yang terencana, tetapi juga komunikasi, koordinasi dan keterlibatan berbagai elemen masyarakat juga sangat penting.

Maka dari itulah, Gus Hasim menilai, sinergi antara pemerintah daerah dengan DPRD dan berbagai mitra strategis perlu diperkuat. Karena itu, ia berharap ke depan terdapat forum diskusi, dialog maupun rapat koordinasi yang melibatkan berbagai elemen. Di antaranya tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan dan juga insan Pers.

Forum tersebut, kata dia, tidak hanya menjadi ruang komunikasi, tetapi juga dapat digunakan untuk menyelaraskan program pembangunan sekaligus menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.

Ia berharap forum semacam itu dapat dilaksanakan secara rutin, sehingga berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat dapat dibahas secara bersama dan dicarikan solusi sesuai kewenangan masing-masing.

Menurutnya, pembangunan Ponorogo yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan dan kebahagiaan masyarakat membutuhkan langkah yang dilakukan secara bersama-sama. Salah satu hal yang dinilai penting adalah meningkatkan koordinasi antar lembaga maupun lintas sektor.

Koordinasi tersebut diperlukan agar program pembangunan tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan saling mendukung dan memiliki arah yang jelas. Dengan komunikasi lintas sektor yang baik, berbagai potensi daerah diharapkan dapat dioptimalkan untuk kepentingan masyarakat.

Dorong Akses Bantuan Hukum Gratis:

Selain persoalan koordinasi pembangunan, Gus Hasim juga menaruh perhatian terhadap akses masyarakat terhadap keadilan. Ia menyampaikan rencana kedepan untuk memberikan bantuan hukum kepada masyarakat yang membutuhkan, terutama warga kurang mampu.

“Nanti kami akan membentuk badan atau lembaga hukum Kabupaten Ponorogo untuk memberikan bantuan hukum secara gratis kepada masyarakat. Tanpa dipungut biaya, baik perkara perdata maupun pidana bagi warga yang tidak mampu,” terangnya.

Pada kesempatan itu, Gus Hasim menjelaskan, lembaga tersebut nantinya diharapkan melibatkan para ahli hukum serta pengacara profesional yang berada di Kabupaten Ponorogo.

Keberadaan lembaga bantuan hukum tersebut, menurutnya, diharapkan dapat menjadi salah satu bentuk pelayanan kepada masyarakat, khususnya bagi warga yang menghadapi persoalan hukum tetapi memiliki keterbatasan kemampuan ekonomi untuk mendapatkan pendampingan hukum.

Dengan adanya akses bantuan hukum, masyarakat kurang mampu diharapkan tetap mempunyai kesempatan memperoleh pendampingan dan memahami hak-haknya dalam menghadapi persoalan hukum, baik dalam perkara perdata maupun pidana sesuai ketentuan yang berlaku.

Dukung Pembangunan Sektor Religi:

Di bidang pembangunan, Gus Hasim juga menyatakan akan berupaya mendukung dan mendorong program pembangunan yang telah direncanakan sebelumnya oleh pemerintah daerah.

Salah satu sektor yang menjadi perhatian adalah pembangunan berbasis religi dan pengembangan kawasan yang memiliki nilai sejarah serta keagamaan bagi masyarakat Ponorogo.

Ia menyebut salah satunya adalah pembangunan dan penataan kawasan Makam Bathoro Katong dan kawasan Makam Agung Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo yang selama ini menjadi salah satu kawasan penting dalam sejarah dan identitas budaya Ponorogo.

Menurut Gus Hasim, pengembangan kawasan religi tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga perlu memperhatikan aspek pelestarian nilai sejarah, budaya, kenyamanan peziarah, pemberdayaan masyarakat sekitar serta potensi ekonomi lokal.

Karena itu, pembangunan kawasan religi diharapkan dapat dilakukan secara terintegrasi dengan tetap mempertahankan nilai-nilai sejarah dan budaya yang melekat pada kawasan tersebut.

Gus Hasim menegaskan bahwa pembangunan daerah pada akhirnya harus bermuara pada kepentingan masyarakat. Karena itu, komunikasi antara pemerintah dan masyarakat serta keterlibatan berbagai elemen strategis dinilai menjadi bagian penting dalam menyusun dan mengawal program pembangunan Ponorogo.

Melalui penguatan koordinasi lintas sektor, forum dialog yang rutin, peningkatan akses bantuan hukum bagi masyarakat kurang mampu, serta dukungan terhadap pembangunan sektor religi dan budaya, ia berharap pembangunan Ponorogo dapat berjalan secara lebih partisipatif dan memberikan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat secara luas.

  • Reporter : KRA. Anang Sastro. 
JK TV Copyright