Foto : Janda Penyandang Disabilitas di Pacitan Belum Tersentuh Program Bantuan Sosial, Desa Sebut Terkendala Data Desil, Kamis (4/6/2026).
PACITAN I jktv.co.id – Seorang janda penyandang disabilitas, Jumiem (57), warga Dusun Tanjung, RT 01/RW 10, Desa Bangunsari, Kecamatan Bandar, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, dikabarkan belum menerima sejumlah program bantuan sosial pemerintah seperti Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) maupun Program Keluarga Harapan (PKH).
Jumiem merupakan penyandang tuna rungu dan tuna wicara yang hidup bersama putranya, Warsito (25). Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Jumiem mengandalkan pekerjaan menganyam dengan penghasilan sekitar Rp20 ribu per hari.

Menurut Warsito, ibunya juga pernah mengalami gangguan penglihatan akibat katarak, namun kini kondisinya membaik setelah menjalani operasi. Ia mengaku selama ini keluarganya belum pernah menerima bantuan sosial dari pemerintah.
“Saya berharap ada perhatian dari dinas terkait maupun pemerintah karena kondisi ekonomi keluarga kami cukup sulit,” ujar Warsito saat ditemui awak media, Kamis (4/6/2026).
Warsito menambahkan, dirinya yang selama ini menjadi tulang punggung keluarga sedang mengalami sakit sehingga tidak dapat bekerja secara normal. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, keluarga tersebut sementara mengandalkan bantuan dari kerabat dan warga sekitar.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Bangunsari, Tutik, S.Pd., mengatakan pemerintah desa telah berupaya mengusulkan Jumiem sebagai penerima berbagai program bantuan, termasuk BPNT, PKH, dan program perbaikan rumah tidak layak huni.
“Kami sudah mengusulkan yang bersangkutan untuk mendapatkan bantuan sosial. Namun berdasarkan data yang ada, Jumiem masih masuk kategori desil 6 sehingga belum memenuhi prioritas penerima bantuan tertentu. Pemerintah desa terus berupaya dan berkoordinasi dengan pihak terkait agar data tersebut dapat ditinjau kembali sesuai kondisi riil di lapangan,” kata Tutik.
Ia menegaskan pemerintah desa akan terus melakukan koordinasi dengan instansi terkait agar warga yang membutuhkan dapat memperoleh akses terhadap program-program bantuan pemerintah sesuai ketentuan yang berlaku.
Kasus ini menjadi perhatian karena menunjukkan pentingnya akurasi dan pemutakhiran data kesejahteraan sosial agar bantuan pemerintah dapat tepat sasaran, terutama bagi warga penyandang disabilitas dan keluarga rentan yang membutuhkan dukungan sosial.
- Reporter : Hargo.












