Empat Atlet Akuatik Ponorogo Persembahkan Satu Medali Perak, Tiga Perunggu di O2SN Jawa Timur 2026

Foto : Empat Atlet Akuatik Ponorogo Persembahkan Satu Medali Perak, Tiga Perunggu di O2SN Jawa Timur 2026, Rabu (30/6/2026). 

SIDOARJO I jktv.co.id – Atlet Akuatik Indonesia Kabupaten Ponorogo kembali mengharumkan nama daerah dengan meraih prestasi membanggakan pada cabang olahraga renang dalam Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) 2026 jenjang SD, SMP, dan SMA yang berlangsung di Kolam Renang Delta Sidoarjo, Jawa Timur, pada 23-30 Juni 2026.

Dalam kejuaraan tersebut, kontingen Akuatik Indonesia Kabupaten Ponorogo berhasil membawa pulang empat medali, terdiri atas satu medali perak dan tiga medali perunggu, setelah bersaing dengan atlet-atlet pelajar terbaik dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur di Kabupaten Sidoarjo.

Medali perak diraih Abiyyu Athalian Zaky Hidayat dari jenjang SMA pada nomor gaya dada putra dengan catatan waktu 31,79 detik. Sementara tiga medali perunggu dipersembahkan oleh Nansya Ayu Kartika Sari pada nomor gaya dada putri dengan waktu 39,15 detik, Darrel Abrizam Akmal pada nomor gaya kupu-kupu putra dengan waktu 32,43 detik, serta Alifia Ratu Askha pada nomor gaya kupu-kupu putri dengan catatan waktu 33,66 detik.

Ketua Harian Akuatik Indonesia Kabupaten Ponorogo, Saiful Nurhidayat, S.Kep., Ns., M.Kep., mengungkapkan rasa bangga atas perjuangan para atlet yang mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya di ajang O2SN Jawa Timur 2026 tingkat pelajar tersebut.

“Alhamdulillah, kami bersyukur atas raihan satu medali perak dan tiga medali perunggu. Prestasi ini merupakan hasil dari latihan yang konsisten, kerja keras para atlet, bimbingan pelatih, serta dukungan orang tua dan semua pihak yang terlibat dalam pembinaan,” ujar Saiful, Rabu (30/6/2026).

Menurutnya, O2SN bukan sekadar ajang perebutan medali, tetapi juga menjadi sarana pembinaan karakter, mental bertanding, dan evaluasi kemampuan atlet untuk menghadapi kompetisi yang lebih tinggi.

Ia juga memberikan motivasi kepada atlet yang belum berhasil meraih prestasi agar tetap bersemangat dan tidak berhenti dalam berlatih.

“Jangan pernah menyerah. Kekalahan adalah bagian dari proses menuju keberhasilan. Terus berlatih, tingkatkan kemampuan, dan jadikan pengalaman ini sebagai bekal untuk meraih prestasi yang lebih baik di masa mendatang,” pesannya.

Saiful berharap capaian tersebut dapat menjadi penyemangat bagi seluruh atlet muda di Kabupaten Ponorogo untuk terus berprestasi serta mendorong lahirnya perenang-perenang potensial yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional maupun internasional.

Keberhasilan empat atlet tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga renang di bawah naungan Akuatik Indonesia Kabupaten Ponorogo berjalan dengan baik dan mampu menghasilkan atlet-atlet pelajar yang kompetitif.

“Prestasi ini sekaligus menjadi modal berharga bagi Kabupaten Ponorogo untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan olahraga, khususnya cabang renang, pada masa yang akan datang,” tandasnya.

  • Reporter : K.R.A. Anang Sastro. 
JK TV Copyright