DPC PKB Ponorogo Perkuat Konsolidasi dan Regenerasi, 40 Persen Pengurus Diisi Kader Baru Dari Kalangan Muda

Foto : Ketua DPC PKB Ponorogo, KRA. Dwi Agus Prayitno, SH., M.Si., saat Musancab di Ponpes Al-Barokah, Mangunsuman, Ponorogo, Sabtu (15/8/2026). 

PONOROGO I jktv.co.id – DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Ponorogo bergerak cepat memperkuat konsolidasi organisasi pasca pelantikan kepengurusan secara nasional oleh Ketua Umum DPP PKB Pusat, Muhaimin Iskandar di Jakarta.

Langkah tersebut ditandai dengan pelaksanaan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) DPAC PKB secara serentak di 21 kecamatan, Sabtu (15/8/2026), yang dipusatkan di Pondok Pesantren Al-Barokah, Mangunsuman, Ponorogo.

Musancab tidak sekadar menjadi agenda administratif, tetapi menjadi momentum penting untuk merapikan sekaligus memperkuat struktur organisasi PKB hingga tingkat ranting. Dari proses peremajaan tersebut, sekitar 40 persen personel kepengurusan merupakan wajah baru, sementara sekitar 30 persen posisi ketua DPAC diisi kader baru dari kalangan muda.

Ketua DPC PKB Ponorogo, KRA. Dwi Agus Prayitno, SH., M.Si., mengatakan pelaksanaan Musancab serentak merupakan tindak lanjut arahan DPW PKB Jawa Timur. Musancab dapat dilaksanakan secara per kecamatan, berdasarkan daerah pemilihan (dapil), maupun serentak.

“Karena itu kami memilih melaksanakan secara serentak untuk 21 DPAC di Pondok Pesantren Al-Barokah. Pertimbangannya lebih efektif dan efisien,” kata Dwi Agus.

Menurutnya, sebagian besar ketua DPAC merupakan pengurus lama yang sebelumnya telah melalui proses pemetaan dan mendapatkan Surat Keputusan (SK) dari DPW PKB Jawa Timur. Karena itu, fokus Musancab kali ini lebih diarahkan pada penyempurnaan struktur kepengurusan.

“Ketua rata-rata pengurus lama, tetapi ada sekitar 40 persen personel baru dan 30 persen ketua baru dari kalangan muda sebagai Pengurus Tanfidz. Ada tujuh PAC semuanya merupakan ketua baru,” jelasnya.

Dwi Agus menegaskan, masuknya kader-kader baru terutama dari kelompok muda menjadi bagian dari upaya menjaga kesinambungan sekaligus memperkuat regenerasi internal partai.

Dalam teknis pelaksanaan, proses musyawarah dibagi ke dalam 10 tempat. Setiap PAC diberikan ruang untuk membahas dan melengkapi susunan kepengurusan masing-masing dengan waktu yang telah ditentukan.

“Ketua sudah ada pemetaan dan sudah di-SK-kan oleh DPW. Hari ini tinggal melengkapi kepengurusannya. Kita laksanakan secara serentak dalam satu hari di 10 tempat untuk permusyawaratan, rata-rata setengah sampai satu jam untuk setiap PAC dan maksimal dua jam,” terang Dwi Agus.

Ia menilai pola pelaksanaan serentak tersebut mampu mempercepat konsolidasi tanpa mengurangi substansi permusyawaratan organisasi. “Alhamdulillah berjalan lancar sesuai dengan rencana,” pungkasnya.

Sementara itu, Sekretaris DPC PKB Ponorogo, Muhammad Gufron, membenarkan bahwa Musancab serentak merupakan bagian dari strategi memperkuat soliditas organisasi. Selain merapikan struktur, forum tersebut juga menjadi ruang bagi kader-kader baru, khususnya generasi muda, untuk mengambil peran lebih besar dalam perjalanan organisasi PKB di tingkat kecamatan.

Dengan terbentuknya struktur DPAC hingga ranting secara lebih lengkap, DPC PKB Ponorogo menargetkan konsolidasi organisasi tidak berhenti pada pembentukan kepengurusan, tetapi berlanjut pada penguatan kerja-kerja politik dan pelayanan kepada masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Ponorogo.

  • Reporter : Anang Sastro. 
JK TV Copyright