Dinkes Pacitan Serukan Warga Waspada: Musim Kemarau, Penyakit ISPA Mulai Mengintai

foto : Ilustrasi imbauan Dinas Kesehatan Kabupaten Pacitan kepada masyarakat untuk mewaspadai penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) selama musim kemarau yang ditandai cuaca panas, kering, dan meningkatnya paparan debu serta polusi udara,Rabu(9/9/2026).

PACITAN|jktv.co.id— Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pacitan mengeluarkan imbauan penting kepada seluruh lapisan masyarakat untuk lebih menjaga kondisi kesehatan dan kekebalan tubuh di tengah berlangsungnya musim kemarau. Pasalnya, cuaca yang panas, kering, serta banyaknya debu berhamburan berpotensi meningkatkan risiko penularan dan serangan penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut atau ISPA.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pacitan, dr. Daru Mustokoaji, MM, saat ditemui awak media pada Rabu (9/9/2026), menjelaskan secara rinci mengenai penyakit tersebut. “ISPA adalah singkatan dari Infeksi Saluran Pernapasan Akut, yaitu jenis infeksi yang menyerang saluran pernapasan manusia, baik pada bagian atas maupun bagian bawah,” jelasnya.

Ia juga menguraikan berbagai gejala umum yang biasanya muncul ketika seseorang terserang penyakit ini. “Ciri-ciri atau gejala umum yang dirasakan antara lain batuk, pilek, demam mulai dari yang ringan hingga tinggi, tenggorokan terasa kering, nyeri atau sakit saat menelan, hingga terasa sesak napas,” papar dr. Daru.

Menurut dr. Daru, kunci utama dan paling efektif untuk mencegah serangan ISPA adalah dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Selain itu, masyarakat juga diminta senantiasa waspada terhadap perubahan cuaca ekstrem yang sewaktu-waktu bisa terjadi.

“Di musim kemarau seperti sekarang, cuaca sangat panas dan menyengat, disertai banyak debu yang berterbangan di udara. Kondisi ini sangat memudahkan penyebaran kuman dan iritasi pada saluran napas. Oleh karena itu, ada beberapa hal sederhana namun sangat penting yang harus kita lakukan,” ungkapnya.

Adapun langkah-langkah pencegahan yang disarankan pihaknya antara lain:

– Menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan atau di tempat berdebu;
– Memperbanyak minum air putih agar tenggorokan dan saluran napas tetap lembap;
– Mengonsumsi buah-buahan dan sayur-sayuran untuk menjaga daya tahan tubuh;
– Menghindari paparan asap dan polusi udara;
– Rutin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir;
– Serta menjaga kebersihan dan keasrian rumah beserta lingkungan tempat tinggal.

Diharapkan dengan kesadaran dan kepatuhan seluruh warga dalam menerapkan hal-hal tersebut, angka kasus ISPA di Kabupaten Pacitan dapat ditekan dan masyarakat tetap sehat serta bugar meski berada di tengah cuaca yang tidak menentu.

  • Reporter: Hargo.
JK TV Copyright