Foto : DPC AWDI bersama Baznas Ponorogo Salurkan Bantuan Bedah Rumah, Kontainer UMKM Hingga Beasiswa, Sabtu (31/10/2026).
PONOROGO I jktv.co.id – Kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu ditunjukkan Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia (AWDI) bersama Baznas dan Pemkab Ponorogo melalui kegiatan Bakti Sosial (Baksos) dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2026, AWDI menyalurkan sejumlah bantuan mulai dari program bedah rumah, bantuan puluhan Kontaener UMKM, santunan anak yatim, hingga beasiswa pendidikan.
Kegiatan tersebut dipusatkan di Desa Talun, Kecamatan Ngebel, Ponorogo, Sabtu (31/10/2026). Sebanyak lima warga dari empat desa menjadi penerima manfaat program bedah rumah. Mereka berasal dari Desa Paringan, Nglayang, Campursari, dan Desa Talun.

Ketua Panitia Bakti Sosial AWDI Ponorogo, Gigih Nanang Jaya menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan pelaksanaan program sosial DPC AWDI Ponorogo yang telah memasuki tahun keenam.
Menurut dia, program kali ini terlaksana melalui kolaborasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Ponorogo, Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfo) Ponorogo, serta sejumlah mitra dan donatur.
“Alhamdulillah, kegiatan Baksos DPC AWDI Kabupaten Ponorogo ini sudah keenam kalinya dilakukan. Dalam momentum ini, kami berhasil merealisasikan program sosial secara terbuka dan tepat sasaran,” ujarnya.

Selain bedah rumah, AWDI juga menyalurkan bantuan gerobak usaha dan permodalan bagi pelaku UMKM. Bantuan tersebut diharapkan mampu mendorong kemandirian ekonomi keluarga sekaligus mengembangkan usaha penerima manfaat.
Bantuan lainnya berupa paket sembako kepada delapan warga fakir miskin atau yang membutuhkan, santunan untuk tujuh anak yatim/piatu, serta beasiswa pendidikan bagi siswa SD/MI berprestasi.
Lebih lanjut, Gigih berharap berbagai bantuan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi penerimanya. Khusus program bedah rumah, dia berharap warga bisa menempati hunian yang lebih layak, aman, dan nyaman.

“Semoga rumah yang telah diperbaiki membawa berkah, kedamaian, dan kesehatan yang lebih baik bagi keluarga. Bagi penerima bantuan UMKM, semoga usahanya semakin maju dan mampu meningkatkan taraf ekonomi keluarga secara berkelanjutan,” harapnya.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfo) Kabupaten Ponorogo, Drh. H. Sapto Djatmiko Tjipto Rahardjo, mengapresiasi konsistensi AWDI dalam menggelar kegiatan sosial yang menyentuh langsung masyarakat bawah.
Menurutnya, peran wartawan saat ini telah melampaui tugas jurnalistik semata. AWDI Ponorogo telah menunjukkan contoh nyata bahwa insan pers mampu menjadi jembatan kebaikan antara pemerintah, lembaga zakat, dan masyarakat.
“Kami dari Diskominfo sangat mengapresiasi langkah AWDI. Ini tahun keenam dan konsisten. Ini bukti bahwa wartawan tidak hanya cerdas dalam menulis berita, tetapi juga memiliki kepekaan sosial yang tinggi. Kolaborasi seperti ini yang harus terus kita jaga, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, butuh dukungan semua pihak termasuk teman-teman wartawan,” ujar Sapto.

Ia berharap sinergi antara Diskominfo dan AWDI terus terjalin, tidak hanya dalam diseminasi informasi pembangunan, tetapi juga dalam kegiatan-kegiatan sosial kemasyarakatan.
Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Ponorogo, H. Sukarni, menyambut baik kolaborasi dengan AWDI dalam penyaluran bantuan bedah rumah. Ia menegaskan bahwa program tersebut sejalan dengan visi Baznas dalam pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan mustahik.
“Kami sangat berterima kasih diajak berkolaborasi oleh AWDI. Program bedah rumah ini adalah bagian dari amanah umat yang kami salurkan. Ketika wartawan ikut mengawal dan memastikan bantuan tepat sasaran di pelosok desa seperti di Ngebel ini, kami yakin keberkahan zakat ini benar-benar dirasakan masyarakat,” kata Sukarni.
Ia menambahkan, Baznas Ponorogo berkomitmen untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai organisasi kemasyarakatan dan insan pers, agar penyaluran zakat, infak, dan sedekah semakin luas dan berdampak.
“Kami berharap dari rumah yang layak ini akan lahir keluarga yang lebih sehat, anak-anak yang lebih semangat sekolah, dan ekonomi yang lebih berdaya. Inilah zakat yang produktif,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua AWDI Ponorogo, KRA. Anang Sastro menegaskan bahwa peran juranalis tidak sebatas menyampaikan berita dan informasi kepada masyarakat. Sebagai salah satu pilar demokrasi, pers juga dituntut memiliki kepedulian sosial dan hadir di tengah masyarakat.
Menurut dia, kegiatan bakti sosial menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi insan pers di luar tugas jurnalistik. “Sebagai pilar keempat demokrasi, peran pers tidak hanya sekadar menyajikan berita dan informasi, tetapi juga harus mampu peka, hadir, dan menyentuh langsung denyut nadi kehidupan masyarakat yang membutuhkan,” tegasnya.
KRA. Anang Sastro selaku Ketua DPC AWDI Ponorogo juga mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS, Pemkab Ponorogo serta seluruh donatur atas dukungannya sehingga kegiatan baksos hari ini terlaksana dan berjalan dengan lancar dan sukses. Terutama donatur dari dua pengusaha, yakni CV. Sumber Makmur Semesta dan UD Gista Jaya Ponorogo.
Dia juga menambahkan, AWDI Ponorogo berkomitmen untuk terus menjalankan fungsi pers dalam mengawal pembangunan sekaligus menghadirkan kegiatan sosial yang memberikan manfaat bagi masyarakat Bumi Reog.
Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimcam Ngebel, para kepala desa, jajaran pengurus AWDI, wartawan, mitra, serta para penerima bantuan.
- Reporter : Timsus.












