Disbudparpora Ponorogo di Tahun 2024 Berhasil Mendongkrak PAD Sebesar Rp. 5,6 Miliar

Foto : Kadin Disbudparpora Ponorogo,Judha Slamet Sarwo Edhi, S.Sos., di Tahun 2024 Berhasil Mendongkrak PAD Sebesar Rp. 5,6 Miliar, Selasa (15/4/2025).

PONOROGO I jktv.co.id – Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Ponorogo, Judha Slamet Sarwo Edhi, S.Sos., M.Si., menegaskan komitmennya untuk terus menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor yang dipimpinnya. Ini di sampaikan dalam penutupan sesi Pemaparan RPJMD 2025–2029 di Ruang Bantarangin Pemkab Ponorogo, Selasa (15/4/2025).

Pada kesempatan itu, Judha menyampaikan optimisme besar demi mewujudkan Ponorogo dengan PAD hingga 1 trelyun. Ia mengungkapkan bahwa Disbudparpora menjadi salah satu penyumbang PAD terbesar selama pemerintahan Bupati Kang Sugiri Sancoko. Pada tahun 2024, kata Judha, berhasil menyumbang Rp.5,6 miliar, dan menargetkan Rp.6,4 miliar pada 2025. Bahkan, ia optimistis angka itu bisa melesat hingga lebih dari Rp.12,5 miliar pada 2029.

“Kami tidak ingin Disbudparpora disebut sebagai OPD jompo yang tak punya target. Kami ingin membuktikan bahwa sektor pariwisata, budaya, dan olahraga mampu jadi penopang kuat pencapaian PAD,” tegas Judha.

Dalam paparannya, Judha menjabarkan berbagai program unggulan, termasuk pelaksanaan event tahunan seperti Festival Nasional Reyog Ponorogo (FNRP), Grebeg Suro, Festival Reyog Remaja, Reyog Anak, Reyog Obyog, hingga Reyog Bulan Purnama. Selain itu, ada pula event seni budaya dan ekonomi kreatif yang digelar di berbagai destinasi wisata.

Tak hanya itu, Disbudparpora juga akan memperkuat sektor sejarah dan pelestarian cagar budaya, seperti pembangunan Monumen Reyog, Museum Peradaban, museum transit untuk penyelamatan benda cagar budaya, hingga Haul Batoro Katong dan Haul Tegalsari. Semua program ini diyakini akan menopang kuat ekosistem Ponorogo sebagai episentrum seni, budaya, dan religi.

Judha menambahkan, semua upaya ini merupakan bentuk nyata dukungan terhadap visi dan mimpi besar Bupati Kang Giri dan seluruh masyarakat Ponorogo untuk menjadikan kota Reyog sebagai pusat peradaban yang berkarakter dan mendunia.
Menanggapi hal itu, Bupati Sugiri Sancoko menyampaikan bahwa perubahan besar memang memerlukan perjuangan, terutama dalam mengubah pola pikir.

“Merubah mindset itu tidak gampang, apalagi menyangkut kemauan dan optimisme dari semua pihak. Tapi kalau tidak dimulai sekarang, kapan lagi,” tandas Kang Giri.

  • Reporter : Anang Sastro.
JK TV Copyright