WONOGIRI | Jktv.co.id – Sebuah tonggak baru dalam sejarah pelayanan publik Kabupaten Wonogiri tercipta pada Senin (5/5/2025). Pemerintah Kabupaten Wonogiri resmi menerima penghargaan Pemantauan dan Evaluasi Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) sebagai kabupaten dengan predikat “Pelayanan Prima.”
Penghargaan prestisius ini diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, kepada Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno, dalam acara Musrenbang RPJMD Provinsi Jawa Tengah 2025–2029 di Gedung Gradhika Bakti Praja, Kantor Gubernur Jawa Tengah, Semarang.
Wonogiri berhasil meraih nilai Indeks Pelayanan Publik (IPP) 4,58 dan masuk dalam kategori A, sebuah capaian tertinggi yang diraih setelah enam tahun berturut-turut mengikuti proses evaluasi dari Kementerian PANRB. Adapun instansi yang menjadi objek penilaian adalah Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso, dan Dinas Sosial Wonogiri.

Bupati Setyo Sukarno menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan cerminan nyata dari kerja keras seluruh jajaran Pemkab Wonogiri dalam meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat. “Ini bukan sekadar piagam, ini adalah pengakuan atas semangat melayani yang telah dibangun bersama,” ungkapnya usai menerima penghargaan.
Lebih lanjut, Bupati Setyo menyampaikan bahwa pelayanan publik yang optimal adalah fondasi penting untuk menuju Wonogiri yang sejahtera. “Salah satu fokus utama kami adalah pembenahan birokrasi agar lebih responsif, terbuka, dan proaktif. Keterbukaan informasi menjadi kunci dalam membangun kepercayaan publik,” tegasnya.
Aspek yang dinilai dalam penghargaan ini meliputi kebijakan pelayanan, kualitas SDM, infrastruktur pendukung, Sistem Informasi Pelayanan Publik (SIPP), pengelolaan pengaduan, hingga inovasi pelayanan. Ketiga organisasi yang dinilai dinilai berhasil memberikan pelayanan yang tidak hanya sesuai standar, tetapi juga berinovasi dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.
Setyo mengakui, tantangan seperti efisiensi anggaran dan refocusing program bukan penghalang dalam memberikan pelayanan terbaik. “Kami selalu tekankan, keterbatasan bukan alasan untuk tidak maksimal. Yang penting adalah komitmen dan kerja nyata,” ujarnya.
Momen ini tidak hanya menjadi pencapaian, tapi juga pemicu semangat baru bagi seluruh ASN di Wonogiri. Bupati Setyo berharap agar penghargaan ini dijadikan motivasi untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitas layanan yang berorientasi pada kepuasan masyarakat.
- Reporter : Minul Anggraeni | Hargo












