PACITAN|jktv.co.id — Selama ini, Posyandu lebih dikenal masyarakat sebagai pusat pelayanan untuk ibu hamil, balita, dan pemeriksaan kesehatan dasar. Namun dengan adanya Permendagri No. 13 Tahun 2024 tentang Pos Pelayanan Terpadu, terjadi perubahan besar: Posyandu kini bertransformasi menjadi lembaga kemasyarakatan desa yang berperan lebih luas, mencakup enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) untuk mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat desa.
Keenam bidang tersebut adalah:
1. Pendidikan
2. Kesehatan
3. Pekerjaan Umum
4. Perumahan Rakyat
5. Ketentraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat
6. Sosial
Dinas PUPR Pacitan Siap Dukung Bidang Pekerjaan Umum
Tonny Setiyo Nugroho, Kepala Bidang Penyehatan Lingkungan dan Air Minum (PLAM) Dinas PUPR Kabupaten Pacitan, membenarkan hal tersebut saat ditemui awak media pada Kamis, (15/10/26). Ia menyebut pihaknya baru saja berkoordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Pacitan guna menyusun langkah nyata dalam menyukseskan program transformasi Posyandu ini.
“Kami menyepakati ruang lingkup yang bisa dijalankan Dinas PUPR melalui Posyandu yang baru, agar pelayanan ke masyarakat semakin lengkap dan tepat sasaran,” ujar Tonny.
Cakupan bidang Pekerjaan Umum yang akan dijalankan melalui Posyandu meliputi:
– Edukasi pemenuhan kebutuhan pokok air bersih, pengelolaan limbah domestik/rumah tangga, serta pengelolaan sampah di desa
– Identifikasi dan pemeliharaan embung air baku
– Pemeliharaan jaringan air pedesaan
– Identifikasi dan rehabilitasi sumur air tanah untuk air baku
– Identifikasi kebutuhan pembangunan jalan desa.
Dengan transformasi ini, keberadaan Posyandu diharapkan semakin dekat dan bermanfaat bagi kebutuhan masyarakat secara menyeluruh, tidak lagi terbatas pada pelayanan kesehatan saja, selama ini menjadi kendala kami dalam penanganan air bersih khususnya kekeringan adalah masalah validasi dan akurasi data. Dengan adanya program posyandu yang melayani 6 bidang SPM ini, harapan kami data data lokasi yang setiap tahun mengalami kekeringan di Kabupaten Pacitan dapat kita inventarisir dan kita kelompokan penanganannya secara permanen,” tandasnya.
- Reporter: Hargo.












