Atasi Krisis Air Bersih di Pacitan, Khofifah Salurkan Bantuan Rp3,83 Miliar dan Resmikan Pipanisasi

Foto : Atasi Krisis Air Bersih di Pacitan, Khofifah Salurkan Bantuan Rp3,83 Miliar dan Resmikan Pipanisasi, Rabu (21/10/2026). 

PACITAN Ijktv.co.id – Pemerintah Provinsi Jawa Timur memperkuat penanganan kekeringan di Kabupaten Pacitan melalui penyaluran bantuan senilai Rp3,83 miliar. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa juga meresmikan jalan dan jaringan pipanisasi di Desa Kasihan, Kecamatan Tegalombo, Rabu (21/10/2026).

Bantuan dengan nilai total Rp3.831.561.640 tersebut dipusatkan di Lapangan Ngebrakmilon, Dusun Sidomakmur, Desa Kasihan. Program ini ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak kemarau panjang, terutama ketersediaan air bersih.

Paket bantuan Pemprov Jatim mencakup distribusi air bersih, jeriken, tandon air, terpal, hingga tandon lipat. Penyaluran ini menjadi bagian dari langkah penanganan darurat untuk mengurangi dampak kekeringan di sejumlah wilayah.

Khofifah mengatakan, Pacitan merupakan satu dari 25 kabupaten di Jawa Timur yang mendapat bantuan distribusi air bersih dari pemerintah provinsi. Upaya tersebut dilakukan untuk memperkuat penanganan yang telah dijalankan pemerintah kabupaten.

“Pemprov saat ini melakukan dropping air bersih ke 25 kabupaten di Jawa Timur, salah satunya Pacitan. Pemprov melapisi apa yang sudah dilakukan pemkab, terutama untuk kebutuhan air bersih,” kata Khofifah di sela kegiatan.

Menurutnya, kolaborasi pemerintah provinsi dan kabupaten diperlukan agar kebutuhan air bersih masyarakat di daerah rawan kekeringan dapat terpenuhi secara optimal.

Selain bantuan darurat, pembangunan jaringan pipanisasi menjadi salah satu upaya untuk memperkuat akses air bersih dalam jangka panjang. Dalam kegiatan tersebut, Khofifah meninjau jaringan pipa yang memanfaatkan sumber mata air setempat dan membuka keran air secara simbolis.

Keberadaan jaringan tersebut diharapkan dapat mengurangi ketergantungan warga terhadap distribusi air menggunakan mobil tangki setiap musim kemarau. Namun, keberlanjutan manfaatnya tetap memerlukan perlindungan sumber mata air, pemeliharaan jaringan, serta pengelolaan distribusi air yang baik oleh pemerintah desa dan masyarakat.

Kunjungan kerja Khofifah di Pacitan juga mencakup sejumlah agenda pelayanan publik dan penyaluran bantuan dalam rangka Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur. Bantuan tersebut meliputi alat dan mesin pertanian (alsintan), aspal jalan, paket gizi untuk pencegahan stunting, serta bantuan modal usaha.

Rangkaian kegiatan dijadwalkan berlanjut dengan peninjauan bantuan pendidikan di SMKN 2 Pacitan, peletakan batu pertama perbaikan rumah tidak layak huni (Rutilahu) di Kelurahan Ploso, serta peninjauan pasar murah di halaman Kantor Kecamatan Pacitan.

Melalui kombinasi bantuan darurat dan pembangunan infrastruktur air bersih, penanganan kekeringan di Pacitan diharapkan tidak hanya menjawab kebutuhan masyarakat saat kemarau, tetapi juga memperkuat ketahanan akses air bersih untuk jangka panjang. (Dilansir laman pacitanku.com).

  • Reporter : Hargo. 
  • Editor : KRA. Anang Sastro. 
JK TV Copyright