Foto : Pembangunan Revitalisasi Gedung SMKN 1 Ngrayun, Desa Binade, Kamis (02/10/2025).
PONOROGO I jktv.co.id – Upaya pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan kembali diwujudkan melalui program Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN). Sebagai bukti nyata, SMKN 1 Ngrayun Ponorogo, Jawa Timur telah mendapatkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di tahun 2025.
Proyek dengan nilai kontrak Rp. 1.639.476.000.00 itu resmi dimulai pada tanggal 12 September 2025 lalu. Adapun pekerjaan ditargetkan selesai dalam kurun waktu 120 hari kalender, dengan pelaksanaan dipercayakan kepada Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SPN) SMKN 1 Nrayun, Desa Binade Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo.

Kepala Sekolah SMKN 1 Ngrayun, Sumadi menyampaikan bahwa revitalisasi pembangunan gedung sekolah ini akan di wujutkan di beberapa aitem antara lain, satu ruang inklusi, satu ruang Lab IPA, satu ruang Lab Komputer, satu ruang Lab Laboratorium dan satu ruang Perpustakaan.
Selain untuk beberapa pembangunan gedung, kata Sumadi, dana tersebut juga di alokasikan untuk pengecetan 11 ruang kelas.” Saya ucapkan terima kasih atas bantuan revitalisasi yang diberikan pemerintah pusat melalui anggaran APBN tahun 2025 ini. Semoga program ini bisa bermanfaat untuk peningkatan mutu pendidikan,”terang Sumadi, Kamis (02/10/2025).
Ia juga menilai, proyek ini akan sangat membantu menciptakan suasana belajar yang lebih nyaman bagi siswa. Dampak positif lain, lanjut Sumadi, revitalisasi gedung SMKN 1 Ngrayun ini, dipastikan akan meningkatkan fasilitas pendidikan menjadi lebih memadai, serta peningkatan kualitas lulusan yang lebih kompetitif karena didukung dengan lingkungan belajar yang modern.
Selain itu, revitalisasi ini juga mampu menciptakan peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar melalui proyek pembangunan dan menambah jaringan serta reputasi sekolah di lingkungan sekitar.
“Revitalisasi ini, selain memberikan dampak positif berupa peningkatan mutu pendidikan dan sumber daya manusia, juga penciptaan lapangan kerja serta peluang ekonomi lokal bagi masyarakat sekitar, khususnya masyarakat Desa Binade. pada akhirnya program ini berkontribusi pada kemajuan ekonomi masyarakat secara lebih luas,”tandasnya.
- Reporter : M. Anang Sastro.













