Foto : Bersih Desa Talun 2026 Berlangsung Khidmat, Wujud Syukur dan Pelestarian Tradisi Leluhur, Kamis (09/7/2026).
PONOROGO I jktv.co.id – Tradisi Bersih Desa di Desa Talun, Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo, kembali digelar dengan khidmat dan penuh kebersamaan pada Kamis (9/7/2026). Kegiatan yang dipusatkan di Pendopo Balai Desa Talun tersebut berlangsung lancar dan mendapat antusias dari tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, serta warga setempat.
Bersih desa kali ini, mengusung tema “Sedekah Bumi dan Pelestarian Adat dalam Rangka Bersih Desa Tahun 2026”, kegiatan ini menjadi momentum untuk mengungkapkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala nikmat, keselamatan, serta hasil bumi yang telah diberikan kepada masyarakat Desa Talun.

Rangkaian kegiatan Bersih Desa diawali sejak pagi hari dengan ziarah ke makam para leluhur Desa Talun. Kegiatan tersebut diikuti oleh Kepala Desa beserta perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, dan warga untuk mendo’akan para leluhur serta sebagai bentuk penghormatan kepada para pendahulu yang telah berjasa membangun desa.
Setelah ziarah, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan Surah Yasin dan tahlil yang dipanjatkan untuk mendoakan para leluhur serta memohon ridho Tuhan Yang Maha Esa memohon keselamatan, keberkahan, dan kemakmuran bagi seluruh masyarakat Desa Talun.

Suasana kebersamaan semakin terasa saat prosesi sedekah bumi digelar. Dari 35 RT perwakilan Masing-masing membawa berbagai hasil pertanian dan makanan tradisional sebagai simbol rasa syukur atas rezeki yang diperoleh. Tradisi ini juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi dan semangat gotong royong yang selama ini menjadi ciri khas kehidupan masyarakat pedesaan.
Puncak acara ditandai dengan pelaksanaan Tirakatan Purwoayu Mardi Utomo (PAMU) yang berlangsung khidmat di Pendopo Balai Desa Talun. Tirakatan tersebut menjadi bagian penting dalam rangkaian Bersih Desa sebagai bentuk doa bersama agar Desa Talun senantiasa diberikan keamanan, ketenteraman, kesejahteraan, serta dijauhkan dari berbagai musibah.

Kepala Desa Talun, Woroto, mengatakan bahwa tradisi Bersih Desa ini merupakan agenda tahunan yang terus dipertahankan dan di lestarikan turun temurun. Bersih desa ini salah satu bukti bahwa masyarakat desa Talun tetap erat melestarikan budaya dan adat istiadat para leluhur terdahulu.
“Alhamdulillah, pelaksanaan Bersih Desa tahun 2026 berjalan lancar sesuai harapan bersama. Tradisi ini setiap tahun kami laksanakan sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT sekaligus untuk menjaga adat dan budaya yang telah diwariskan oleh para leluhur,” ujar Woroto.
Ia berharap melalui pelaksanaan Bersih Desa, seluruh masyarakat Desa Talun senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, keberkahan rezeki, serta dijauhkan dari segala bentuk bencana maupun perpecahan.
“Semoga seluruh harapan masyarakat dapat dikabulkan dan Desa Talun semakin maju, rukun, aman, serta tetap melestarikan nilai-nilai budaya yang menjadi identitas desa,” tambahnya.
Bersih Desa bukan sekadar tradisi seremonial, tetapi juga menjadi media memperkuat nilai kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Di tengah perkembangan zaman, pelestarian tradisi lokal seperti sedekah bumi menjadi bagian penting dalam menjaga identitas budaya sekaligus mewariskan nilai-nilai luhur kepada generasi muda agar tetap mencintai budaya daerahnya.
- Reporter : KRA. Anang Sastro.












