Foto : Bunda Lisdyarita bersama Sekda Hadiri IIGCE 2026, Dorong Peluang Investasi Energi Panas Bumi untuk Ponorogo, Rabu (19/8/2026).
JAKARTA I jktv.co.id – Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Ponorogo Hj. Lisdyarita, S.H. bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ponorogo menghadiri The 12th Indonesia International Geothermal Convention dan Exhibition (IIGCE) 2026 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Rabu (19/8/2026).
Forum internasional yang berlangsung 19–21 Agustus 2026 tersebut mengusung tema “Energy Self-Sufficiency for a Stronger Indonesia” atau kemandirian energi untuk Indonesia yang lebih kuat. IIGCE 2026 mempertemukan pemerintah, pelaku industri, investor, akademisi, serta berbagai pemangku kepentingan sektor energi panas bumi.

Kehadiran Pemkab Ponorogo dalam forum tersebut menjadi bagian dari upaya daerah menangkap peluang investasi sekaligus memperluas jejaring dalam pengembangan energi baru dan terbarukan.
Bunda Lisdyarita menilai pengembangan energi panas bumi memiliki posisi strategis dalam mendukung ketahanan dan kemandirian energi nasional. Karena itu, pemerintah daerah perlu mengikuti perkembangan teknologi, kebijakan, serta peluang kerja sama yang berkembang di sektor energi.
“Ponorogo terus membuka peluang kerja sama dan investasi yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan,” ujar Bunda Lisdyarita, Rabu (19/8/2026).
Menurutnya, agenda pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus memperhatikan keberlanjutan lingkungan dan kesiapan menghadapi perubahan menuju sistem energi yang lebih bersih.
Partisipasi Ponorogo di IIGCE 2026 sekaligus menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi daerah kepada dunia usaha dan investor. Pemerintah daerah berharap pertemuan dengan berbagai pemangku kepentingan dapat membuka peluang kolaborasi di bidang energi, investasi, teknologi, maupun pengembangan ekonomi daerah.
Di tengah agenda nasional memperkuat ketahanan energi, pemerintah daerah dinilai memiliki peran penting dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif. Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat menjadi salah satu kunci agar pengembangan energi bersih dapat memberikan dampak ekonomi sekaligus manfaat sosial.
Pemkab Ponorogo menegaskan komitmennya untuk terus mendukung agenda transisi energi dan pembangunan berkelanjutan. Kehadiran di IIGCE 2026 diharapkan tidak berhenti pada forum seremonial, tetapi dapat ditindaklanjuti dengan kerja sama konkret yang membuka peluang investasi dan memperkuat perekonomian daerah.
Dengan demikian, keterlibatan Ponorogo dalam forum energi internasional tersebut menjadi bagian dari langkah daerah untuk mengambil posisi dalam agenda besar kemandirian energi Indonesia sekaligus menyiapkan peluang pembangunan yang lebih berkelanjutan di masa mendatang.
- Reporter : Anang Sastro.












