Dinas PPKB dan P3A Lakukan Optimalisasi Pencatatan dan Pelaporan Stok Opname Alat dan Obat Kontrasepsi, Senin (20/10)
WONOGIRI I jktv.co.id – Dalam rangka meningkatkan akurasi dan efisiensi pencatatan serta pelaporan data alat dan obat kontrasepsi (Alkon), Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinas PPKB dan P3A) Kabupaten Wonogiri menyelenggarakan kegiatan Pertemuan Pendampingan Input Stok Opname di Aplikasi SIGA dan SIRIKA. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Senin (20/10) bertempat di Rumah Makan Saraswati, Kabupaten Wonogiri.
Acara ini merupakan bagian dari upaya Dinas PPKB dan P3A Kabupaten Wonogiri dalam mendukung implementasi digitalisasi sistem pelaporan program Keluarga Berencana, khususnya yang berkaitan dengan pengelolaan logistik dan data alat kontrasepsi di fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes).
Pertemuan ini dihadiri oleh petugas pencatatan dan pelaporan (RR) dari seluruh fasyankes se-Kabupaten Wonogiri serta perwakilan Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB). Kehadiran mereka sangat penting karena merekalah ujung tombak dalam pengumpulan dan pelaporan data di lapangan yang akan diinput ke dalam sistem.
Plt. Kepala Dinas PPKB dan P3A Kabupaten Wonogiri, Suhartono dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi sangat penting mengingat keberhasilan program KB tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan alat kontrasepsi, tetapi juga oleh kualitas data yang dilaporkan secara real time dan berbasis sistem informasi digital.
”Pentingnya kolaborasi antara petugas pelaksana di lapangan dan stakeholder tingkat kabupaten maupun provinsi agar pengelolaan program KB berjalan dengan baik, akurat, dan terintegrasi,” tuturnya.
Melalui pertemuan ini, Suhartono berharap seluruh petugas pencatatan dan pelaporan memiliki pemahaman yang seragam terkait tata cara input data stok opname serta pemanfaatan aplikasi digital yang menjadi standar operasional nasional.
”Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas SDM dalam mendukung sistem informasi keluarga berbasis data yang valid, mutakhir, dan terstruktur,” imbuhnya.
Pada kegiatan tersebut, Dinas PPKB dan P3A Kabupaten Wonogiri menghadirkan dua narasumber utama dari BKKBN Provinsi Jawa Tengah, YAKNI Kurnia Yuniaty yang menyampaikan materi mengenai pemanfaatan Aplikasi SIGA (Sistem Informasi Keluarga). Materi yang disampaikan mencakup pentingnya pemutakhiran data keluarga secara digital, integrasi data dengan sistem pelayanan KB, serta tata cara penggunaan aplikasi bagi petugas di lapangan.
Sedangkan narasumber kedua adalah Christiana Ernie P.M. yang memaparkan secara teknis mengenai proses dan mekanisme stok opname pada Aplikasi SIRIKA (Sistem Informasi Rantai Pasok dan Ketersediaan Alkon KB). Penjelasan beliau menitikberatkan pada pentingnya pencatatan yang tepat terhadap persediaan dan distribusi Alkon untuk menghindari kekurangan atau kelebihan stok di fasyankes.
Selama kegiatan berlangsung, peserta diberikan pendampingan langsung untuk mencoba mengakses dan menginput data dalam kedua aplikasi SIGA dan SIRIKA. Sesi diskusi juga dimanfaatkan peserta untuk menyampaikan berbagai kendala teknis yang selama ini mereka hadapi, seperti keterbatasan jaringan internet, kesalahan input data, maupun kurangnya pemahaman terhadap fitur-fitur aplikasi.
Dengan demikian, Dinas PPKB dan P3A Kabupaten Wonogiri berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan kualitas layanan dan pengelolaan data program Keluarga Berencana demi terwujudnya keluarga yang sehat, sejahtera, dan berketahanan.
- Reporter: Hargo HS.












