Fraksi Tak Ingin Jauh dari Suara Rakyat, Setiap Jumat, DPC PKB Ponorogo Buka Pintu Aspirasi

Foto : Saat Ketua DPC PKB Ponorogo,Dwi Agus Prayitno Buka Pintu Aspirasi kepada masyarakat, Jumat (31/7/2026).

PONOROGO | jktv.co.id – Partai politik dituntut tidak hanya hadir saat momentum politik. Di tengah kebutuhan masyarakat yang terus berkembang, ruang komunikasi antara warga dan partai menjadi penting agar persoalan di tingkat bawah tidak berhenti sebagai keluhan, tetapi dapat diperjuangkan melalui jalur kebijakan.

Komitmen tersebut coba dijawab Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Ponorogo dengan menggelar Hari Fraksi setiap Jumat. Agenda ini menjadi ruang terbuka bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, kritik, persoalan maupun usulan pembangunan secara langsung.

Program tersebut dilaksanakan serentak oleh Fraksi PKB di Jawa Timur. Di Ponorogo, DPC PKB menjadikan Hari Fraksi sebagai salah satu sarana untuk memperpendek jarak antara masyarakat dengan wakilnya di lembaga legislatif.

Ketua DPC PKB Ponorogo, Dwi Agus Prayitno atau Kang Wie, menegaskan bahwa masyarakat tidak harus menunggu momentum tertentu untuk menyampaikan persoalan yang mereka hadapi.

“Setiap hari Jumat merupakan Hari Fraksi. Seluruh Fraksi PKB di Jawa Timur berkantor di DPC masing-masing untuk menerima aspirasi masyarakat agar nantinya bisa diperjuangkan melalui Fraksi PKB di DPRD,” ujar Kang Wie, Jumat (31/7/2026).

Menurutnya, mekanisme tersebut telah berjalan selama beberapa bulan. Aspirasi yang masuk tidak sekadar diterima, tetapi akan dipelajari dan dipetakan sesuai substansi serta kewenangan lembaga legislatif.

Dengan demikian, Hari Fraksi diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, melainkan menjadi bagian dari proses politik yang menghubungkan kebutuhan masyarakat dengan kebijakan publik.

“Tujuannya agar masyarakat memiliki ruang menyampaikan aspirasi dan mengetahui bahwa setiap masukan yang diberikan akan kami perjuangkan melalui jalur legislatif,” katanya.

  • Bukan Hanya Menampung, Tetapi Mengawal Aspirasi:

Kang Wie menegaskan, ruang aspirasi tersebut terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat. Tidak hanya tokoh masyarakat, tetapi juga organisasi kemasyarakatan, komunitas, kelompok kepemudaan hingga kelompok masyarakat lainnya.

Bagi PKB, keterbukaan tersebut menjadi penting karena persoalan masyarakat tidak selalu muncul dalam forum resmi pemerintahan. Banyak persoalan justru pertama kali muncul dari komunikasi langsung dengan warga.

Karena itu, keberadaan Hari Fraksi diarahkan menjadi ruang dialog dua arah. Masyarakat menyampaikan persoalan, sementara partai melalui Fraksi PKB memetakan sejauh mana persoalan tersebut dapat diperjuangkan dalam fungsi legislasi, penganggaran maupun pengawasan.

Pada Hari Fraksi pekan ini, DPC PKB Ponorogo juga menerima sejumlah organisasi, salah satunya Satkorcab Banser ponorogo, dengan tujuan udensi mau mengadakan apel banser di Monumen Reog di Sampung pada tanggal 9 Agustus 2026 mendatang.

Pertemuan tersebut menunjukkan bahwa ruang komunikasi politik tidak harus selalu berbicara tentang kepentingan politik praktis. Forum semacam ini juga dapat menjadi ruang bertukar informasi dan menyampaikan berbagai agenda masyarakat yang membutuhkan dukungan maupun koordinasi lintas lembaga.

  • PKB Ingin Hadir sebagai Rumah Aspirasi:

Kang Wie mengatakan, DPC PKB Ponorogo ingin membangun pola komunikasi yang tidak hanya berlangsung menjelang pemilu. Partai harus mampu hadir secara konsisten ketika masyarakat membutuhkan ruang untuk menyampaikan persoalan.

“Kami ingin PKB benar-benar hadir di tengah masyarakat. Apa yang menjadi kebutuhan dan harapan warga akan kami tampung, kemudian kami perjuangkan melalui Fraksi PKB sesuai kewenangan yang ada,” tegasnya.

Konsep Hari Fraksi tersebut sekaligus menjadi ujian bagi komitmen politik PKB. Sebab, ukuran keberhasilan ruang aspirasi bukan hanya seberapa banyak masyarakat datang dan menyampaikan keluhan, tetapi sejauh mana aspirasi tersebut memiliki tindak lanjut dan menghasilkan perubahan kebijakan.

Dengan membuka ruang setiap Jumat, PKB Ponorogo setidaknya berupaya membangun kanal komunikasi politik yang lebih terbuka: masyarakat berbicara, partai mendengar, dan Fraksi memperjuangkannya melalui jalur konstitusional.

  • Reporter : Anang Sastro. 
JK TV Copyright