Kapolres Wonogiri Turun Gunung, Amankan Pengukuhan PSHW-TM dengan 561 Personel

WONOGIRI | Jktv.co.id – Pengamanan ketat mewarnai pengukuhan pengurus Persaudaraan Setia Hati Winongo Tunas Muda (PSHW-TM) Ranting Pracimantoro Cabang Wonogiri yang digelar di Lapangan Sambiroto, Kecamatan Pracimantoro, Minggu (15/6/2025). Kegiatan ini mendapat atensi penuh dari jajaran kepolisian, dengan Kapolres Wonogiri AKBP Jarot Sungkowo, S.H., S.I.K., M.H. turun langsung memimpin pasukan di lapangan.

Sebanyak 561 personel gabungan dikerahkan dalam operasi pengamanan skala besar ini, terdiri atas 376 personel Polres Wonogiri, 25 anggota Kodim 0728/Wonogiri, 10 personel Satpol PP, serta 150 personel pengamanan internal dari PSHW-TM.

Kegiatan turut dihadiri unsur Forkopimda dan jajaran TNI-Polri, antara lain Kabag Ops Kompol Agus Syamsudin, S.H., Kabag SDM Kompol Marwanto, S.H., M.H., Danramil Paranggupito Kapten Inf. Dwi Sulistyo Nugroho, S.Pd., serta para Kasat, Kasi, Kapolsek distrik Pracimantoro dan Baturetno, dan pejabat lainnya.

Dalam apel kesiapsiagaan sebelum bertugas, AKBP Jarot menegaskan pentingnya pengamanan maksimal dan kerja sama erat dengan korlap internal PSHW-TM. Ia memberi instruksi tegas terkait potensi gangguan yang harus diantisipasi, seperti peredaran minuman keras, penggunaan knalpot brong, serta pelanggaran yang berpotensi memicu konflik.

“Anggota wajib membawa helm sebagai bentuk antisipasi. Jangan remehkan situasi. Keselamatan kalian adalah prioritas,” ujar Kapolres dengan tegas.

Ia juga meminta ketegasan dari panitia dan korlap dalam menindak pelanggaran di lokasi kegiatan.

“Jika ada peserta membawa miras atau knalpot brong, segera ditindak. Jangan beri ruang bagi potensi keributan. Tugas ini adalah amanah, dan semoga menjadi ladang ibadah bagi kita semua,” tambahnya.

Senada, Kabag Ops Polres Wonogiri Kompol Agus Syamsudin, S.H. mengingatkan bahwa kelancaran kegiatan sangat bergantung pada kedisiplinan dan kesiapan semua unsur pengamanan.

“Setiap peserta wajib diperiksa sebelum masuk lapangan. Tak boleh ada senjata tajam, miras, atau narkoba. Kita juga sudah atur pola pengamanan, termasuk antisipasi konvoi agar tidak mengganggu pengguna jalan,” jelasnya. Tim dari Satuan Reskrim, Intel, dan Narkoba turut diterjunkan dan dibagi ke dua jalur utama untuk mengamankan arus kegiatan hingga selesai.

Setelah apel, seluruh personel langsung menempati titik pengamanan yang telah ditentukan dalam Rakor dan Tactical Floor Game (TFG) sebelumnya.

Pengamanan terpadu ini diharapkan mampu menciptakan suasana kondusif selama acara, serta memastikan kegiatan pengukuhan berlangsung aman tanpa mengganggu masyarakat sekitar maupun pengguna jalan di wilayah Wonogiri.

  • Reporter : Minul Anggraeni
JK TV Copyright