Foto : Persinga Ngawi Tak Sekadar Meramaikan Liga 3 Nusantara, Target Tembus Final dan Promosi ke Liga 2,Minggu (25/10/2026)
NGAWI I jktv.co.id – Persinga Ngawi mulai memanaskan mesin menjelang bergulirnya kompetisi Liga 3 Nusantara musim 2026/2027. Tak ingin sekadar menjadi peserta, Laskar Ketonggo menyiapkan kekuatan baru dengan merombak komposisi pemain hingga 90 persen serta mendatangkan pelatih kepala berpengalaman, Didin Wahyudin.
Pergantian pelatih dari Slamet Riyadi kepada Didin Wahyudin menjadi salah satu langkah strategis manajemen untuk meningkatkan daya saing tim kebanggaan masyarakat Kabupaten Ngawi tersebut. Pelatih yang akrab disapa Din Gultom itu sebelumnya menangani Persikota Tangerang dan memiliki catatan prestasi membawa Persikas Subang promosi ke Liga 2.
Kehadiran Din Gultom diharapkan mampu membawa warna baru dalam permainan Persinga. Berbekal pengalaman menangani tim di kompetisi nasional, ia diharapkan dapat meracik skuad yang kompetitif sekaligus menjaga konsistensi permainan sepanjang kompetisi.
Meski berstatus sebagai tim yang baru promosi ke Liga 3 Nusantara, Persinga tampaknya tidak ingin datang hanya untuk memenuhi kuota peserta. Perombakan besar-besaran dalam komposisi pemain menjadi sinyal keseriusan manajemen untuk membangun kekuatan baru.
Terlebih, sejumlah pemain yang direkrut memiliki pengalaman bermain di Liga 2. Modal tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas permainan sekaligus memperbesar peluang Persinga bersaing dengan tim-tim lain dalam perebutan tiket promosi.
Manajer Persinga Ngawi, Andri Budi Setyawan, yang akrab disapa Andri Bolang, membenarkan bahwa persiapan tim telah memasuki tahap pemantapan. Saat dihubungi melalui telepon, Minggu (25/10/2026), ia memastikan jajaran pelatih, manajemen, hingga komposisi pemain telah dipersiapkan untuk menghadapi kompetisi mendatang.
“Persiapan untuk tim, alhamdulillah tim sudah komplet, dari pelatih kepala, manajemen, bahkan pemain pun kita sudah siap. Insyaallah kita tidak hanya mengikuti, tapi kita juga punya target, karena pemain-pemain kita banyak yang main di Liga 2. Untuk persentase pemain baru, 90 persen. Sebanyak 90 persen pemain baru semua,” ungkap Andri Bolang.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa Persinga tengah membangun kekuatan dengan wajah baru. Perombakan mayoritas pemain diharapkan tidak sekadar menghadirkan persaingan internal yang sehat, tetapi juga membentuk tim yang mampu tampil kompetitif sejak pertandingan awal.
Target Final, Bidik Tiket Promosi.
Manajemen Persinga pun memasang target tinggi. Tidak berhenti pada keinginan bertahan atau sekadar lolos dari fase awal, Laskar Ketonggo membidik babak final sebagai sasaran utama dalam kompetisi Liga 3 Nusantara musim ini.
Andri Bolang menegaskan, target tersebut merupakan bentuk keseriusan manajemen dalam membawa Persinga melangkah lebih jauh dan membuka peluang kembali berkompetisi di kasta yang lebih tinggi.
“Target, kalau kita tidak mau target, pasti kita target sampai final. Dengan masuk di final, pasti kita naik Liga 2,” jelasnya.
Target tersebut tentu bukan pekerjaan mudah. Persinga harus mampu menyatukan pemain-pemain baru, beradaptasi dengan skema permainan pelatih, serta menjaga konsistensi performa ketika menghadapi persaingan ketat antarklub.
Namun, dengan komposisi skuad yang mayoritas diperbarui, dukungan pemain berpengalaman di Liga 2, serta kehadiran pelatih yang memiliki rekam jejak promosi, Persinga memiliki modal awal untuk menatap kompetisi dengan optimisme.
Kini, tantangan berikutnya adalah membuktikan kesiapan tersebut di atas lapangan. Masyarakat Ngawi tentu berharap Laskar Ketonggo tidak hanya tampil sebagai kekuatan baru di Liga 3 Nusantara, tetapi juga mampu mewujudkan ambisi menembus final dan mengantarkan Persinga kembali ke Liga 2.
- Reporter : Esa.












