Plt. Bupati Ponorogo Secara Langsung Lantik 125 Volunteer Grebeg Suro 2026

Foto : Saat Plt. Bupati Ponorogo berfoto bersama dengan 125 Volunteer Grebeg Suro 2026, Rabu (3/6/2026).

PONOROGO I jktv.co.id – Grebeg Suro 2026 mendapat dukungan penuh dari para generasi muda-mudi Ponorogo, sebanyak 125 relawan / Volunteer resmi dikukuhkan untuk membantu pelaksanaan rangkaian kegiatan tahunan tersebut. Pengukuhan dilakukan oleh Plt. Bupati Ponorogo, Bunda Lisdyarita di Pendopo Kabupaten Ponorogo, Rabu (3/6/2026).

Dalam sambutannya, Plt. Bunda Lisdyarita menegaskan bahwa para relawan / Volunteer ini memiliki peran strategis sebagai representasi daerah di hadapan masyarakat maupun tamu yang hadir selama pelaksanaan Grebeg Suro. Ia berharap para relawan dapat menunjukkan sikap ramah, santun, dan profesional dalam menjalankan tugasnya.

Selain membantu kelancaran acara, keterlibatan relawan ini, juga diharapkan menjadi sarana pembelajaran bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan organisasi, kepemimpinan, serta manajemen kegiatan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Ponorogo, Judha Slamet Sarwo Edi, menyebut proses seleksi tahun ini berlangsung cukup ketat. Dari sekitar 1.000 pendaftar, hanya 125 peserta yang berhasil lolos dan ditetapkan sebagai Volunteer Grebeg Suro 2026.

“Para relawan nantinya akan ditempatkan di berbagai bidang sesuai kebutuhan penyelenggaraan acara. Kehadiran mereka diharapkan mampu mendukung suksesnya pelaksanaan Grebeg Suro sekaligus memperkuat upaya pelestarian budaya asli Ponorogo,” harapnya.

Di tempat Pendopo Agung, Ketua Volunteer Grebeg Suro, Syarif Hidayatullah, menjelaskan bahwa anggota relawan berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari pelajar, mahasiswa, hingga komunitas kepemudaan di Ponorogo.

Menurutnya, keberadaan volunteer yang telah aktif sejak 2017 menjadi bagian penting dalam mendukung penyelenggaraan berbagai agenda budaya daerah, termasuk Festival Reog Nasional.

Dengan gelaran Grebeg Suro 2026 ini, di harapkan tidak hanya menjadi ajang hiburan dan promosi budaya, tetapi juga memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat, terutama sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

  • Reporter : KRA. Anang Sastro. 
JK TV Copyright