Ponorogo Siapkan Generasi Emas Qur’ani, 4.217 Siswa SMP Ikuti Asesmen Tahfidz

PONOROGO | Jktv.co.id– Komitmen Bupati Ponorogo Kang H. Sugiri Sancoko, SE, MM dalam mewujudkan Ponorogo sebagai kabupaten yang berbudaya dan religius kembali ditunjukkan. Rabu (21/5/2025), sebanyak 4.217 siswa SMP se-Kabupaten Ponorogo mengikuti asesmen capaian pembelajaran tahfidz Alquran yang digelar di Pendopo Kabupaten.

Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi Peraturan Bupati Ponorogo Nomor 37 Tahun 2023 tentang penguatan pendidikan karakter berbasis keagamaan. Hadir dalam kegiatan ini jajaran forpimka, Dinas Pendidikan, Baznas, kepala sekolah, guru, serta para siswa tahfidz dari seluruh SMP di Ponorogo.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ponorogo, Drs. H. Nurhadi Hanuri, MM, menjelaskan bahwa pendidikan tahfidz bukan semata mengejar hafalan, melainkan bagian dari pembentukan generasi unggul.

“Pendidikan karakter berbasis keagamaan ini mencetak anak-anak yang cerdas, terampil, dan berakhlak. Bukan hanya hafal, tapi juga memahami dan mengamalkan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa untuk peserta didik non-Islam, Dinas Pendidikan Ponorogo juga menyelenggarakan program moderasi beragama. “Kita dorong semua anak, dari latar belakang apa pun, untuk tumbuh dalam nilai-nilai agama yang humanis dan inklusif. Tidak ada diskriminasi,” tegas Nurhadi.

Dalam sambutannya, Bupati Sugiri menyampaikan harapannya agar julukan “Kota Santri” tidak berhenti sebagai slogan semata, tetapi benar-benar menjadi realita yang hidup di tengah masyarakat.

“Anak-anak kita harus siap menghadapi masa depan yang tidak pasti. Dan mereka tidak sendirian, mereka ditemani dan dituntun oleh Alquran,” ucap Kang Giri penuh semangat.

Ia menyebut Alquran sebagai “SOP kehidupan” yang harus menjadi pedoman utama bagi generasi muda. “Cara paling gagah menghadapi tantangan zaman adalah dengan menghafal dan mengamalkan Alquran,” katanya.

Bupati Kang Giri pun menutup sambutannya dengan cita-cita besar. Ia berharap Ponorogo kelak menjadi daerah dengan jumlah penghafal Alquran terbanyak di dunia.

“Bayangkan jika seluruh masyarakat Ponorogo menjadi penghafal Alquran. Maka kita bukan hanya kota santri, tapi pesantren terbesar di dunia!” pungkasnya.

  • Reporter : Minul Anggraeni
JK TV Copyright