Risqi Wahyudatama Kepala SPPG Tugu Mlarak : “Sangat Disesalkan Vidio yang Viral Fakta di Lapangan Sangat Berbeda”

Foto : Risqi Wahyudatama Kepala SPPG Tugu Mlarak saat di konfirmasi di ruang kerjanya, Selasa (12/5/2026). 

PONOROGO I jktv.co.id – Dugaan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) berbelatung yang viral di media sosial mendapat tanggapan dari Kepala SPPG Tugu Mlarak, Risqi Wahyudatama, S.H, Selasa (11/5/2026).

Risqi membenarkan bahwa menu tersebut berasal dari SPPG Tugu Mlarak. Namun pihaknya telah melakukan pendalaman dan klarifikasi langsung kepada penerima manfaat guna mengetahui kondisi yang sebenarnya.

Penerima makanan diketahui merupakan seorang ibu menyusui yang menerima paket MBG dari Balai Desa Tugu, Kecamatan Mlarak. “Menu tersebut memang benar dari SPPG Tugu dan saat ini kami lakukan pendalaman serta klarifikasi,” ujar Risqi.

Ia menjelaskan bahwa makanan yang diterima sebelumnya telah dipindahkan dari ompreng ke tempat makan milik penerima. Menurutnya, kondisi itu memungkinkan munculnya berbagai faktor setelah makanan diterima.

“Menu yang kami sajikan berupa beef teriyaki dan seluruh karyawan juga mengonsumsi menu yang sama pada sore harinya. Kami juga sudah melakukan pengecekan kepada penerima lain dan tidak ada keluhan,” jelasnya.

Risqi menegaskan seluruh proses pengolahan makanan telah melalui prosedur pengawasan ketat guna memastikan keamanan konsumsi bagi penerima manfaat.
“Mulai dari bahan daging yang aman, proses pengolahan, hingga penyajian kepada penerima sudah melalui filter yang ketat. Kami juga siap melakukan uji sampel makanan,” ungkapnya.

Selain melakukan evaluasi internal bersama seluruh karyawan, Risqi juga menyayangkan beredarnya video dan surat terbuka di media sosial tanpa adanya konfirmasi terlebih dahulu kepada pihak penyedia MBG.

“Kami menyayangkan adanya video dan surat terbuka tersebut karena tidak ada konfirmasi lebih dahulu kepada kami. Sebab fakta di lapangan sangat berbeda dengan yang beredar,” tegasnya.

Ia berharap kejadian tersebut menjadi pembelajaran bersama sekaligus bahan evaluasi agar pelayanan program MBG ke depan semakin baik dan tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.

  • Reporter : Anang Sastro. 
JK TV Copyright