PACITAN — Penguatan infrastruktur jalan menjadi fondasi utama dalam mendongkrak potensi pariwisata Kabupaten Pacitan. Peningkatan Jalan Sukoharjo–Buyutan dan pemeliharaan berkala Jalan Candi–Srau kini sedang berjalan, diharapkan tidak hanya memperlancar akses wisatawan, tetapi juga menggerakkan roda perekonomian masyarakat serta membuka peluang peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Progres dan Rincian Pekerjaan
– Jalan Sukoharjo–Buyutan: Panjang 2,74 km. Pekerjaan dimulai 30 Juni 2026, dijadwalkan selesai 27 Oktober 2026.
– Jalan Candi–Srau: Dilaksanakan Dinas PUPR Kabupaten Pacitan dengan dukungan Dana Alokasi Khusus (DAK) TA 2026, waktu pelaksanaan 120 hari kalender.
Kedua ruas jalan ini memiliki peran sangat strategis karena menjadi akses utama menuju sejumlah destinasi unggulan, antara lain Pantai Buyutan, Pantai Srau, Pantai Watukarung, Pantai Kasap, hingga kawasan wisata susur sungai Kali Cokel.
Dampak Nyata bagi Masyarakat dan Wisatawan
Akses yang lebih baik dan nyaman mendorong wisatawan menjelajah lebih banyak destinasi sekaligus berbelanja dan menikmati kuliner di lokasi. Manfaat ini dirasakan langsung oleh masyarakat pesisir, termasuk warga Desa Watukarung yang mayoritas nelayan, yang kini dapat mengembangkan usaha kuliner, penjualan hasil laut, jasa perahu wisata, dan beragam produk UMKM lainnya.
Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pacitan, Munirul Ichwan, menyampaikan hal tersebut saat ditemui awak media pada Jumat (16/10/26). Menurutnya, kualitas jalan adalah faktor penentu kenyamanan wisatawan, sehingga perbaikan infrastruktur ini sangat mendukung upaya peningkatan jumlah kunjungan.
Infrastruktur Saja Belum Cukup
Munirul juga mengingatkan bahwa kemudahan akses hanyalah langkah awal. Pengelolaan destinasi, kelengkapan fasilitas, kebersihan, promosi, dan keterlibatan masyarakat harus berjalan beriringan.
“Pembangunan infrastruktur perlu diiringi strategi pengembangan wisata yang terintegrasi. Keberhasilannya diukur bukan hanya dari selesainya pekerjaan jalan, melainkan dari pertumbuhan jumlah kunjungan, berkembangnya usaha masyarakat, dan kontribusi nyata sektor pariwisata terhadap ekonomi daerah,” tegasnya.
- Reporter: Hargo.












